Zacky Siradj Ajak Santri Untuk Berperan

 

 

 
Rakyat.co,-Bayongbong.  Mengajak para santri untuk berperan dalam kebangsaan. Dalam rangka memberikan pemahaman kepada para santri dan juga pondok pesantren Ahmad Zacky Siradj selaku anggota DPR RI dari Fraksi Golkar berkunjung ke Pondok pesantren Fauzan yang berada di Kecamatan Bayongbong guna menyampaikan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

 

Dalam pemaparannya Ahmad Zacky Siradj menjelaskan, Pancasila yang mengandung nilai-nilai Pancasila saat ini harus ditanamkan secara mendalam sehingga Bangsa Indonesia bisa menjaga Persatuan dan Kesatuan sehingga bisa terselamatkan dari ancaman perpecahan.
“Negara ini sedang terancam perpecahan, sehingga bangsa ini akan kuat jika kita bisa merawat kebhinekaan, kerukunan beragama, dan kerukunan berbudaya jika pengikatnya persatuan,” ujarnya saat menyampaikan pemaparanya di Aula Ponpes Fauzan Kecamatan Bayongbong, Jumat malam (13/4/2017).
Zacky Siradj juga mengajak para santri dan pondok pesantren, terutama kaum muda agar bisa mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat baik peran dalam bidang politik maupun peran lainnya.

 

Selain itu sebagai warga negara maka harus bisa mentaati peraturan dan UU yang berlaku di negara ini, karena UU bagaikan lampu lalu lintas jika bisa mentaati maka akan selamat, misalnya lampu rambu lalu lintas warna merah harus berhenti, kuning hati-hati dan hijau yang artinya jika ingin selamat maka harus tertib.
“ saya sampaikan disini para santri dan pondok pesantren jangan menjauhi politik, tapi ambillah peran dalam politik, sehingga bisa membei warna dalam politik. selain itu bentuk negara kita itu Republik, sehingga yang berdaulat adalah rakyat,” ujarnya.
Menurut Dr.K.H.Hilman Umar Bashori selaku putra dari sesepuh Ponpes Fauzan yang juga sebagai Dewan Kyai menyampaikan ada poin penting yang disampaikan dari sosialisasii 4 pilar kebangsaan apalagi lebih menyentuh kepada para santri, yang notabenenya para santri bersentuhan dengan nilai-nilai agama. Nilai agama yang diajarkan oleh para gurunya tidak bertolak belakang dengan 4 pilar tersebut, maka penguatan ini adalah bukti nyata bahwa negara dengan agama merupakan satu alat yang sejalan dan tidak bisa dipisahkan yang semuanya untuk menjaga kemaslahatan umat.
“sangatlah penting dan menambah wawasan bagi para santri , sehingga kemanfaatannya semakin yakin bahwa negara disatu sisi dan agama disisi lain semuanya seiring sejalan.
Sementara itu menurut Hamid Husaeni Alwafa’ salah satu santri dari Pasirwangi mengatakan, dengan adanya kegiatan sosialisasi 4 pilar di pondok pesantren tentunya sangat positif karena menambah wawasan tentang kebhinekaan dan kenegaraan bagi santri dan pesantren sehingga akan mempererat rasa kecintaan seorang santri terhadap negara.
Dengan adanya materi tersebut, Lanjut Hamid tentunya akan merubah paradigma santri dan pesantren yang tadinya anti terhadap politik, menjadi tertarik dengan dunia politik, namun dengan cara yang berbeda dengan cara memasukinya.
“ baik pesantren maupun santri ketika memahami politik secara benar dan mengetahui strategi politik yang baik dia akan mampu memberi warna tersendiri dalam dunia politik tersebut” ujarnya. (Noto/fiq)