Peluncuran e-LHKPN & Gratifikasi Online

 

Rakyat.co,-Jakarta. Lima belas lembaga kementerian terpilih hadir dalam peluncuran E-LHKPN & Gratifikasi online di gedung auditorium Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (27/10).
Sebelum pembukaan acara,tamu undangan berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya,serta dilanjutkan dengan doa.

 

Sambutan dari KPK Bapak Agus Rahardjo, ” Peluncuran secara resmi nanti bulan Desember,ini adalah tahapan kita melakukan percobaan,kita pilih lima belas kementerian lembaga yang mempunyai kepatuhan baik”.

 

Niat baik KPK tidak bisa sendiri,memohon,meminta kerjasama untuk seluruh kementerian lembaga dan mengucapkan terimakasih untuk kebaikan bangsa dan negara RI.

 

Semoga soft lunching akan lancar dan baik dinegara kita.

 

Bapak Agus Rahardjo,Ibu Basaria Panjaitan, Bapak Saut Situmorang , memberikan plakat kepada perwakilan kementerian atau yang mewakili.
Mahkamah Agung RI ,Sekjen Kemenkeu, Sekjen Esdm, Sekjen Kemenhub, Mendikbud, Kemenkes,
BIN, Pemprov DKI Jakarta, Telkom , BRI , OJK, Pertamina Persero, PLN , Pelni , PGN.

 

Memberikan plakat sebagai pilot projek kementerian lembaga
E-LHKPN & Gratifikasi secara online.

 

Lalu dilanjutkan penanda tanganan perjanjian kerjasama bersama lima belas kementrian lembaga.
Sambutan perwakilan dari Dirjen kependudukan & pencatatan sipil, Kemendagri Bapak Zudan Arief Fahrulah.
“Kita harus menuju single identity number,saat ini hanya tersisa delapan persen untuk segera perekaman Identitas. Saat ini sdh sembilan puluh delapan lembaga mengakses data secara lengkap,real time yang sudah memulai kerjasama dan perbankan sudah melakukan akses data,BPJS,BPUTK”.
Sehingga tidak ada lagi ancaman yang tidak bertanggung jawab, langkah kedepan nomor seluler di Indonesia menggunakan NIK.
Layanan publik tidak bisa dipalsukan datanya. Memohon maaf apabila program ini belum sempurna,kendala sulit seperti pindah alamat,meninggal,perceraian,
adanya variabel lalu pemekaran provinsi,data ganda,bukan salah penduduk tetapi juga sistem masa lalu seperti halnya pembelian tanah.

 

Sistem sekarang, terdata dalam satu orang satu alamat,satu nomor dan satu kartu keluarga.

 

Untuk menuju single indentity number,penjelasan pemakaian cara penggunaan serta menggunakan perangkat dan NIK di KTP,pencarian hanya membutuhkan waktu lima detik.
Harapan kami,bisa mendorong perekaman kearah pelayanan publik juga untuk membahagiakan rakyat. Karena apabila terjadi bencana alam atau kecelakaan,korban dapat langsung diketahui terekam data identitasnya.
Negara kita sedang berbenah untuk identitas menjadi lebih baik melalui program nasional.
Revolusi sunyi, pencatatan data,aktivitas data,penggunaan data.
Lalu dilanjutkan paparan dan demo aplikasi E-lhkpn

 

Gambaran secara umum dan penjelasan dari Deputi Pencegahan KPK Bapak Pahala Nainggolan.

“Demo gratifikasi online,aplikasi web yang dikembangkan oleh KPK”.

 

Harapan kami,agar pelaporan gratifikasi bisa cepat dan mudah. Aplikasi online,dapat langsung ditulis dan diisi gratifikasinya.
Manfaat dari aplikasi gratifikasi online yaitu,pelaporan cepat,murah dan aman.
Pelaporan dapat dilakukan dimana saja,kapan saja,online 24 jam. Pelapor mempunyai pencatatan pelaporan,berisi login,history dan pencatatan terdata terhadap gratifikasi.

 

Menghemat uang dan ramah lingkungan,penggunaan online tidak lebih dari dua menit untuk pelaporan gratifikasi.

 

Informasi gratifikasi bisa telepon,kirim e-mail ,website dan dapat di download AppStore Google ,e-learning, kita akan yakin,paham apabila dapat mengetahui informasi tentang gratifikasi online.

 

Deputi pencegahan KPK Bapak Pahala Nainggolan, mengucapkan terimakasih kepada lima belas lembaga kementerian,kita ingin publikasikan lembaga yang sudah meningkatkan kepatuhan secara seratus persen.
Kami menanti komentar dari para undangan agar nanti kedepannya kami bisa memberikan yang terbaik untuk pendataan.

 

Kami mengembangkan elektronik gratifikasi online ,agar dapat diakses secara luas,kesadaran melapor,kesadaran menolak. [fiq]