Ngayogjazz 2016 Di Kwagon

 

Rakyat.co,-Jogjakarta. Ngayogjazz 2016 mengambil tema
Hamamangun Karyenak Jazzing Sasama”, membangun karya jazz yang indah bagi sesama manusia.Penyelenggaran yang ke-10,sejak 2006.

 

Sejak awal, jazz tidak hanya menjadi judul ataupun sekedar musik yang dipertunjukkan di Ngayogjazz. Swing menjadi dasar ritme musik jazz menjadi jiwa dari penyelenggaraan festival yang selalu dinantikan pencinta musik.
Para musisi dan penonton banyak datang,tidak hanya dari kota Yogyakarta, tapi juga berbagai kota lainnya. Ada spirit untuk terus optimis,dihantarkan musik jazz.
Improvisasi menjadi keunikan permainan musik jazz terutama secara live, muncul di setiap langkah perencanaan, persiapan, hingga pagelaran Ngayogjazz.

 

Ngayogjazz 2016 yang diselenggarakan di padukuhan Kwagon, Sidorejo, Godean, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu Pon,(19/11).
Sejak bulan Oktober, penduduk desa bersama penyelenggara Ngayogjazz telah bekerja keras.Penyelenggaraan Ngayogjazz selalu berpindah-pindah desa,diseputar kota Yogyakarta.
Sebagaimana musisi jazz, penyelenggara membentuk harmoni kerja dengan penduduk desa yang kerap memiliki ide-ide kreatif yang membuat Ngayogjazz selalu cantik di setiap penyelenggaraannya.

Workshop telah diselenggarakan sejak Oktober diantaranya,workshop artistik, stage management, Public Relation, dan Sound Engineering.
Sesuai dengan lokasi digelarnya Ngayogjazz 2016 di Kwagon yang terkenal dengan sentra industri genteng, tahun ini terdapat 6 panggung yang diberi nama sesuai dengan jenis-jenis genteng , panggung genteng Kodok, genteng Kripik, genteng Krepus, genteng Wuwung, genteng Garuda, dan genteng Paris.

 

Panggung-panggung tersebut akan menampilkan Fariz RM Anthology Kuartet, Monita Tahalea, Tohpati & Friends, Shadow Puppets & Harvey Malaihollo, Emerald-BEX feat. Dudy Oris, Kolaborasi Arupadhatu Jazz, Sweetener & Andi Bayou Project, Bonita & hus BAND, Ricad Hutapea Trio feat. Renata Tobing, Nikita Dompas Trio feat. Mian Tiara, Risky Summerbee & Honeythief, Sono Seni Ensemble, MLD Jazz Project, Mutiara, Komunitas Jazz Jogja, dan komunitas jazz dar berbagai kota Nusantara.

 

Selain itu, kesenian tradisional yang dipersembahkan oleh masyarakat padukuhan Kwagon juga akan turut memeriahkan Ngayogjazz 2016 seperti tarian rampak buto, kirab pasukan Bregada, dan kirab ogoh-ogoh. Tidak ketinggalan karawitan dan tari anak padukuhan Kwagon juga akan tampil di sebuah panggung yang diberi nama panggung genteng Morando.
Informasi mengenai Ngayogjazz dapat diakses di www.ngayojazz.com atau ikuti akun Twitter, Facebook, dan Instagram Ngayogjazz, termasuk untuk mendapatkan informasi lokasi. [shk/fiq]