Dony Oekon Targetkan Bebas Sampah 2020

 

Rakyat.co,- Tasikmalaya. Dalam rangka untuk bebas sampah di tahun 2020, anggota DPR RI komisi VII dari fraksi PDI Perjuangan Dony Maryadi Oekon menggelar acara sosialisasi terkait pengembangan sampah dalam pengelolaan infrastuktur hijau menuju bebas sampah 2020.
Kegiatan sosialisasi bersama masyarakat umum, bertempat di aula Gedung Graha Mangkubumi kota Tasikmalaya, Senin (14/11).

 

“Penyakit seperti diare,kolera dapat menyebar dengan cepat karena virus berasal dari pengelolaan yang tidak tepat,bercampur dengan air minum. Untuk mencegah penyakit tersebut pengelolaan sampah harus dilakukan dengan cara yang tepat dan benar”ujar Dony.
Membuang sampah pada tempatnya merupakan perbuatan baik dan positif. Harus menjadi kebiasaan sehari-hari,teladan bagi yang lain. Untuk mendukung kegiatan belajar, disekolah-sekolah hendaknya terdapat tempat pembuangan sampah tertutup. Didalam ruangan juga ada tempat sampah.

 

Mulai dari diri sendiri, keluarga, lalu lingkungan agar menjaga kebersihan serta membuang sampah pada tempatnya. Selain itu alangkah baiknya kita membuat bank sampah sebagai langkah untuk pembangunan lingkungan bersih, hijau dan sehat.

 

Bank sampah bisa dijadikan solusi untuk mewujudkan pemukiman bersih,nyaman bagi warganya.
Dengan pola seperti ini,menjadikan warga disiplin dalam mengelola sampah dan juga dapat pemasukan dari sampah-sampah yang telah dikumpulkan.

 

Pada bulan September lalu, pemerintah menargetkan membangun bank sampah di 250 kota diseluruh Indonesia.
Menurut Menteri lingkungan hidup,sampah sudah menjadi ancaman serius bila tidak dikelola dengan baik. Bukan tidak mungkin beberapa tahun mendatang sekitar 250 juta rakyat Indonesia akan hidup bersama tumpukan sampah di lingkungannya.

 

Dalam membentuk bank sampah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya, pemisahan sampah sesuai dengan jenisnya. Dilakukan sejak dari sumbernya (rumah tangga), kemudian setiap rumah memiliki sarana untuk mengumpulkan sampah kering terpilah,seperti plastik atau glansing.

 

Membuat kesepakatan jadwal penjualan,membuat sistem administrasi,memiliki pengepul dengan jadwal pengambilan rutin,serta menyediakan pengurus bank sampah.
“Semoga dengan bantuan 10 unit kendaraan sampah,bisa membantu masyarakat. Untuk Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya, tolong di jaga dan rawat kendaraan ini,” ungkap Dony Maryadi Oekon. [noto]