Dony Maryadi Oekon Ajak Pemuda Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

 

 
Rakyat.co, Garut – Mencuatnya berbagai permasalahan di Negara Indonesia saat ini membuat semua orang merasa tidak nyaman. Permasalahan penodaan agama, bentroknya ormas dengan LSM, serta kisruh-kisruh lainnya telah membuat kondisi memanas.

 
Menurut anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon, kondisi yang membuat tidak nyaman seperti itu tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Hal ini bisa diantisipasi antaran lain dengan memberikan kembali pemahaman terhadap masyarakat Indonesia terkait pentingnya memahami empat pilar kebangsaan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 
“Upaya menumbuh-kembangkan wawasan kebangsaan harus terus ditingkatkan apalagi kalian generasi muda yang merupakan genarasi penerus Bangsa dan juga pewaris Bangsa ini, marilah kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, saling menghargai perbedaan dan mengamalkan pesan moral sesuai yang terkandung dalam Pancasila,” ujarnya saat memberikan sosialisasi 4 pilar di Desa Sukaraja Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, sabtu (11/2/2017).

 
Menurut Dony, seperti pada sila ketiga persatuan Indonesia, yang tentunya memiliki makna dengan banyaknya perbedaan suku dan beraneka ragam budaya di seluruh Indonesia seharusnya di jadikan sebagai kekayaan Bangsa dan sebagai alat pemersatu bangsa. Oleh karna itu implentasi dari pengamalan Pancasila harus dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan barulah di masyarakat. Di sisi lain, upaya sadar diperlukan untuk menumbuh-kembangkan wawasan kebangsaan dalam rangka menumbuh-kembangkan cita-cita luhur tersebut.

 
“ kita semenjak di bangku SD sudah belajar Pancasila, oleh karna itu Pancasila jangan hanya di hafalkan saja akan tetapi harus bisa di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, saling menghargai perbedaan agama, suku merupakan wujud dari pengamalan Pancasila,” jelasnya.
Menurutnya, Pancasila merupakan ideologi bangsa yang digali dari buminya Indonesia, yang merupakan penuntun arah dalam mencapai tujuan bermaasyrakat Indonesia yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang berketuhanan.

 
“ Pancasila sendiri merupakan kesepakatan luhur para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI dan menjadikan pancasila sebagai pondasi berdirinya bangsa Indonesia” ucapnya.
Selain itu, Dony juga mengingatkan, Pancasila juga sebagai paradigma pembangunan yang diartikan pembangunan diprioritaskan pada penciptaan taraf minimum keadilan sosial, yaitu mengutamakan mereka yang paling lemah untuk menghapuskan kemiskinan struktural.

 

 

“Yang terpenting adalah komitmen untuk mengimpelementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Warga negara yang telah memiliki wawasan kebangsaan tersebut harus menularkannya kepada warga lain dan berusaha untuk tidak memicu konflik apa pun,” ujar Dony. [noto/fiq]