Art Jog 10 Perspektif & Seni Rupa

 

 

Rakyat.co,-Yogyakarta Ajang seni tahunan ART|JOG akan kembali diselenggarakan pada 19 Mei – 19 Juni 2017 bertempat di Jogja National Museum, (20/3).

 
Tahun ini merupakan kali kedua bagi ART|JOG menempati situs bersejarah yang dahulunya merupakan kampus Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI). Kali ini juga menandai satu dekade perjalanan ART|JOG, setelah pertama kali diselenggarakan pada 2008 dengan nama Jogja Art Fair.

 
Sebanyak 73 seniman baik dari Indonesia dan mancanegara akan berpartisipasi dalam pameran ini dengan memamerkan ratusan karya dalam payung kuratorial changing perspective (tantangan bagi seniman) menjadi tajuk kuratorial yang membingkai ART|JOG tahun ini.
Changing perspective diangkat dengan tujuan ingin mengubah sudut pandang yang telah menjadi profan pada individu di hari ini. Perspektif atau sudut pandang berhubungan erat dengan paradigma.

 
Paradigma adalah cara masing-masing orang memandang dunia, yang belum tentu cocok dengan kenyataan. Selama ini, perspektif biasa didasarkan oleh logika yang bersumber pada rasionalitas otak manusia, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

 
Paradigma terbentuk oleh cara kita dibesarkan, pengalaman, serta pilihan-pilihan kita selama ini. Oleh karena itu, melalui tema ini diharapkan mampu merubah perspektif diluar dari kebiasaan yang biasa dijalani.

 

“Jika di Barat biasa dicari melalui pendekatan science (ilmu pengetahuan), maka di Timur lebih pada aspek budaya, tradisi dan common sense (pengetahuan public) yang kerap dilihat kurang mewakili pengetahuan masyarakat modern secara global.

 
Paradoks dua Perspektif itulah yang tahun ini coba direspon oleh para seniman ARTJOG, sehingga melalui pendekatan – pendekatan tersebut termasuk kemajuan teknologi.

 

Harapannya para seniman memiliki kebaruan dalam karya mereka melalui berbagai sudut pandang, tidak hanya secara teknis namun juga dalam memaknainya, sehingga diharapkan  bisa melampaui hal-hal yang terjadi sekarang,” ungkap Bambang ‘Toko’ Witjaksono, tim kurator ART|JOG|10.

 

Selain mengundang secara khusus para seniman yang akan berpartisipasi, ARTJOG juga membuka kesempatan luas bagi seniman dan publik melalui program open call application dengan mengirimkan karyanya untuk dikurasi oleh kurator ARTJOG, hal ini sekaligus menjadi sarana untuk menjaring potensi-potensi seniman muda terbaik.

 

“Tahun ini dipilih sebanyak 73 seniman, baik melalui seniman undangan, maupun seniman aplikasi. Kemudian proses seleksi dilakukan terhadap keduanya, tidak hanya berdasarkan kecocokan karya dengan konsep kuratorial, namun juga berdasar pada karakter seniman, metode presentasi dan kebaruan gagasan yang ditawarkan.

 
Melakukan provokasi terhadap kekaryaan adalah ikhwal yang coba dibongkar pada Changing Perspective di tahun ini,” lanjut Ignatia Nilu (tim kurator ART|JOG).
(artjog/shake/fiq)