Ahok Tersangka Kasus Penistaan Agama

RAKYAT.CO РJakarta РKomjenpol Ari Dono Sukamto, Kepala Bareskrim Polri, mengumumkan Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) resmi menjadi tersangka dalam kasus penistaan agama. Pengumuman itu disampaikan di Rupatama Mabes Polri.

“Tim sepakat meningkatkan status Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama,” katanya, Rabu (16/11).

Kemarin, Selasa (15/11) gelar perkara menghadirkan 20 saksi ahli dari kepolisian, pelapor, dan terlapor. Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shihab, mantan pelaksana tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi Indrianto Seno Adji, Neno Warisman dan saksi ahli lainnya.

Sementara itu Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian memberi penjelasan, “menghormati dan ikut mendorong apa yang sudah menjadi kesimpulan dari Bareskrim.”

Kapolri menambahkan, “silahkan bekerja sesuai fakta hukum, apapun resikonya, yang penting polisi telah bekerja sesuai dengan fakta hukum, dan sama sekali tidak karena faktor tekanan, dan kita menghormati hasilnya nanti di pengadilan terbuka.”

Pada kesempatan itu Tito menambahkan, harus diwaspadai adanya pendomplengan kasus penistaan agama yang akan merusak sistem pemerintahan, dan polri akan bekerja keras, semua komponen pemerintah lainnya akan bekerja sama untuk menjaga pemerintahan yang sah.

Ahok oleh Bareskrim dikenai pencekalan. Tetapi Ahok tidak ditahan. Karena, yang bersangkutan cukup kooperatif. Tidak ada kekuatiran tersangka akan menghilangkan barang bukti. Dan, adanya kekuatiran tersangka melarikan diri ke luar negeri.

Ketika ditanya soal komunikasi dengan KPUD, Kapolri menegaskan bahwa hal ini di luar konteks UU Pilkada. Dengan adanya penjelasan ini KPUD sudah akan mempersiapkan diri untuk calon gubernur yang bermasalah.(EY/foto: ist)